Sinyal

High_Resolution-Extraterrestrial-Signal-Detected-In-Real-Time-2015

Supaya tidak bingung dan mengerenyitkan dahi, ada baiknya kita samakan persepsi persinyalan yang akan menjadi inti dari blog tersayang ini.

Mari kita mulai…

Secara harafiah sinyal atau signal dalam bahasa Inggris berarti menyampaikan suatu informasi dari sebuah fenomena yang dapat diolah menjadi aksi lain sesuai dengan keperluan manusia.

Istilah sinyal muncul pada teknik telekomunikasi yang biasanya dikonotasikan dengan gelombang carrier dari pemancar radio frequency sehingga orang awam akan berkata : “Maaf oom ane ndak bisa hubungi sampeyan kemarin, soale hp ane gak dapet sinyal…!” Nah loh.

Pada teknik kelistrikan (baca : elektronika) sinyal seringkali diartikan sebagai informasi yang dibangkitkan oleh sensor atau peralatan tertentu yang dapat direkayasa sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk mengaktifkan fungsi lain. Contoh microphone yang mengubah besaran fisis suara menjadi perubahan tegangan sehingga sinyalnya dapat diamplifikasi dan dapat menggetarkan speaker.

Itu definisi bebasnya…

Pada saat saya pertamakali menggeluti dunia perkereta-apian, saya mendapat pekerjaan mengerjakan sinyal. Di benak saya yang terbayang adalah mendesain perangkat komunikasi digital yang mengirimkan data dari satu node ke node yang lain.

Ternyata, perkiraan saya salah. Yang dimaksud dengan sinyal disini adalah sebuah lampu yang dibangun dari LED. Lampu sinyal demikian orang menyebutnya. Lampu sinyal ini merupakan sebuah perangkat yang merupakan bagian dari sistem yang dinamakan Sistem Persinyalan Kereta Api atau Railway Signalling System.

ESR15

Railway Signalling System secara mudahnya dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang mengatur keamanan pergerakan lalu-lintas kereta api sehingga setiap kereta api yang melintas pada jalurnya dapat dijaga keamanan perjalanannya.

Keamanan dari apa?

Ya…, keamanan dari tabrakan (tumburan) antar kereta atau anjlokan.

Mengapa harus diatur?

Karena kereta api mempunyai karakteristik unik berkaitan dengan kelembamannya yang diakibatkan oleh massa kereta api itu sendiri sehingga akan mengalami kesulitan apabila harus dilakukan pengereman mendadak.

Jadi, inti dari artikel-artikel pada blog ini akan membahas mengenai Railway Signalling berikut tentang teknologi di belakangnya yang meliputi elektronika dan pemrograman yang mungkin saja bisa berkaitan dengan railway signalling secara langsung atau tidak sama sekali.

Mungkin juga akan diselingi fisika yang ringan-ringan saja tetapi menarik untuk dibahas. Mungkin pula artikel ringan tentang perkereta-apian, persinyalan, heritage, dan gallery-nya.

Ada juga sisi manajemen yang akan dibahas, terutama safety manajemen yang berkaitan dengan teknologi persinyalan kereta-api. Selain itu karena saya tertarik juga dengan Internet of Things, maka blog ini akan menyajikannya juga untuk anda.

Bismillahirohmanirrohim…

 

3 thoughts on “Sinyal”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *