Reliability, Availability, Maintainability & Safety (RAMS) [Bagian 2]

work-boots-889816_960_720

 

 

 

 

 

 

 

Sebelumnya, kita telah membahas Reliability, Availability dan maintainability (RAM). Satu faktor lagi yang sangat penting dalam sebuah safety related system adalah…ya…faktor safety itu sendiri.

Ditengah cuaca yang panas menyengat dan hujan lebat yang mengguyur ini saya akan lanjutkan pembahasan tentang safety.

Jangan lupa sambil minum-minum sambil makan cemilannya…lah biar santai…..

Safety

Berbicara mengenai perangkat safety related khususnya perangkat Railway Signalling selain Reliability, Availability, Maintainability yang harus diperhatikan adalah faktor Safety (Keselamatan). Sebuah perangkat safety related memiliki safety target tersendiri yang dinamakan dengan Safety Integrity. Safety Integrity terdiri dari :

  • Systematic Failure Integrity
  • Random Failure Integrity

Sytematic Failure Integrity adalah bagian non-kuantitatif dari Safety Integrity pada umumnya (walaupun tidak selalu) berkaitan dengan kesalahan sistematik berpotensi bahaya yang diakibatkan oleh software.

Systematic Failure dapat pula diakibatkan oleh kesalahan manusia (human error) pada tahapan-tahapan pekerjaan system/sub system/equipment pada proses pengembangan produk atau sistem yang dinamakan life-cycle process.

Contoh-contoh Systematic Failure yang diakibatkan oleh kesalahan manusia adalah :

  • Kesalahan spesifikasi
  • Kesalahan desain
  • Kesalahan manufaktur
  • Kesalahan instalasi
  • Kesalahan operasional
  • Kesalahan perawatan
  • Kesalahan modifikasi

Systematic Failure Integrity dapat dicapai dengan kondisi quality management, safety management termasuk pula kaidah-kaidah teknis seperti yang disyaratkan oleh EN standards.

Random Failure Integrity adalah bagian dari safety integrity yang berhubungan dengan kesalahan acak berpotensi bahaya khususnya yang diakibatkan oleh hardware. Kesalahan acak ini diakibatkan oleh keterbatasan reliabilitas pada hardware komponen.

Untuk mencapai Random Failure Integrity diperlukan perhitungan probabilistik berdasarkan data yang diketahui berupa failure rate dari komponen, failure mode, dan perkiraan waktu terjadinya random failure pada hardware.

Safety Integrity Level (SIL)

EN standard mengasumsikan bahwa safety bergantung pada langkah-langkah yang memadai untuk menghindari atau mentolelir Systematic Failure dan untuk mengontrol random failures. Langkah-langkah keduanya harus berimbang untuk mencapai performa safety yang optimum dari sebuah sistem. Untuk mendapatkan ini digunakan konsep Safety Integrity Level (SIL) untuk safety related system yang terdiri dari SIL 1 sampai dengan SIL 4. Sedangkan SIL 0 adalah untuk non-safety related system.

Table SIL adalah target korespondensi kesetimbangan dengan mencocokkan level kelayakan antara langkah-langkah pendekatan kualitatif (untuk menghindari systematic failure) dan pendekatan kuantitatif (untuk mengontrol random failures). SIL tabel terdiri dari daftar Safety Integrity Level 1,2,3 dan 4 yang berkorespondensi dengan Interval Tolerable Hazard Rate (THR) I1, I2, I3 dan I4.

THRTable

SIL merupakan target yang disyaratkan pada sebuah system requirement. Tolerable Hazard Rate (THR) adalah pendekatan kuantitatif untuk mengontrol random failure yang biasanya berkaitan dengan hardware sedangkan Safety Integrity Level langkah-langkah pendekatan kualitatif untuk menghindari systematic failure yang biasanya terkait dengan software dan manusia.

Pencapaian THR harus seimbang, sebagai contoh sistem interlocking yang memenuhi persyaratan SIL 4 untuk prosedur kualitatif dengan melakukan quality management dan safety management haruslah pula sistem yang mempunyai failure rate total sistem dalam interval 10-9 ≤ THR ≤ 10-8 , bukan 10-7 ≤ THR ≤ 10-6 sehingga secara sistem keseluruhan dapat dilakukan approval bahwa sistem memenuhi target SIL 4.

Untuk mendapatkan nilai failure rate total sebuah sistem akan dijelaskan pada artikel yang lain pada kesempatan yang akan datang.


Referensi :

www.weibull.com

http://techthoughts.typepad.com

EN50126 Standard, Railway applications – The specification and demonstration of Reliability , Availability, Maintainability and Safety (RAMS)

EN50129 Standard, Railway applications – Communication, signalling and processing systems – Safety related electronic system for signalling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *