Rabbit Microprocessor Basic Tutorial [Bagian 3]

Berkenalan dengan RCM 67xx Interface Board

Hardware-hardware Dasar

Untuk pengembangan sistem prosesor Rabbit diperlukan item-item berikut :

  • Modul Mini Core RCM6700.
  • Interface Board dengan konektornya.
  • Kabel USB untuk memprogram Mini Core melalui Interface Board.
  • CD-ROM Dynamic C termasuk dokumentasi produk pada CD.
RCM6700 Interface Board
RCM6700 Interface Board

Lab 2.1. Persiapan Software

Untuk memulai membangun program pada RCM6700 harus di-instal Dynamic C. Versi terbaru Dynamic C dapat di dowload melalui www.digi.com (dalam tutorial ini menggunakan versi 10.64 dan sistem operasi Windows XP SP3).

  • Setelah ter-install maka Dynamic C dapat langsung dijalankan dengan cara meng-klik icon Dynamic C pada desktop atau melalu Start Menu-All Program-Dynamic C 10.64-Dynamic C 10.64.
Menjalankan Dynamic C dari Start Menu
Menjalankan Dynamic C dari Start Menu
  • Tampilan awal Dynamic C akan muncul.
  • Untuk memulai program baru dapat dilakukan dengan cara menekan icon  atau menekan Ctrl+N.
Tampilan Awal Dynamic C
Tampilan Awal Dynamic C
  • Kenali lingkungan software Dynamic C dan menu-menunya.
  • Untuk keluar dari Dynamic C dengan meng-klik (X) pada ujung kanan dari software.

Lab 2.2 Editing, Compiling dan Downloading

  • Pasangkan modul Mini Core RCM6700 pada modul Interface Board dengan memasukkan ke dalam konektor mini PCI Express yang tersedia.
Pemasangan RCM6700 pada Interface Board
Pemasangan RCM6700 pada Interface Board
  • Hubungkan konektor USB pada Interface Board dengan USB port pada PC.
  • Perhatikan skematik RCM6700 Interface Board pada lampiran A, terlihat bahwa inidikator LED terhubung dengan pin PD0 melalui konektor JP1.
  • Pastikan pin 5 dan 6 terhubung oleh short pin.
  • Ketikan listing program berikut ini pada editor window :
/*****************************************************
     latih1.c
     www.teknikpersinyalan.com
     Basic Input Output
     Basic Tutorial Rabbit Microprocessor
******************************************************/

main()

{
   WrPortI(PDDDR,&PDDDRShadow,0xFF);  //Inisialisasi seluruh port D sebagai output

   while(1)   //superloop
   {
   BitWrPortI(PDDR,&PDDRShadow,1,0);
   printf("Hello World...\n");
   BitWrPortI(PDDR,&PDDRShadow,0,0);
   printf("World Hello...\n"); 
   } 
}
  • Save pekerjaan anda pada folder  <disk>:\RabbitTraining\ dengan nama file: latih1.c.
  • Buka menu Project Option , kemudian pilih tab Board Selection pilih Board RCM yang sesuai.
Menu Project Option
Menu Project Option
  • Pilih tab Communication pilih USB port yang aktif, centang pilihan Enable Processor Verification dan Use USB to Serial Converter. Pilihan yang lain biarkan dalam kondisi default.
  • Pilih tab Include Path. Pastikan file include (sub program) yang diperlukan sudah pada direction path yang benar (folder RabbitTraining). Apabila belum tambahkan dengan menekan tombol browse. Atur urutan include path menjadi urutan yang pertama.
  • Pilih tab compiler, pilih radio button RAM pada frame Store Program In.
  • Tekan tombol OK.
  • Kembali ke editor window, tekan tombol compile DC Compile .
  • Tekan tombol F7 pada keyboard untuk melakukan step into.
  • Perhatikan indikator LED DS1 pada Interface Board dan teks yang muncul pada window Stdio.
  • Sekarang tekan tombol F9 atau  DC Run. Perhatikan apa yang terjadi.
  • Tekan tombol Stop   atau DC Stop <ctrl+q> untuk berhenti.
  • Sisipkan listing program berikut ini pada program latih1.c
/*****************************************************
     latih1.c 
     www.teknikpersinyalan.com
     Basic Tutorial Rabbit Microprocessor
******************************************************/


void manual_delay()
{
   unsigned long i;
   for (i=0; i<=1000000; i++)

   {
      #asm
      nop
      #endasm
   }
}


main()

{
   WrPortI(PDDDR,&PDDDRShadow,0xFF);  //Inisialisasi seluruh port D sebagai output

   while(1)   //superloop

   {
   BitWrPortI(PDDR,&PDDRShadow,1,0);
   printf("Hello World...\n");
   manual_delay();
   BitWrPortI(PDDR,&PDDRShadow,0,0);
   printf("World Hello...\n");
   manual_delay();
   } 

}
  • Save pekerjaan anda.
  • Tekan tombol run atau F9 dan perhatikan apa yang terjadi.
  • Sekarang buka lagi menu Project Option.
  • Pilih tab Compiler dan pilih Flash pada frame Store Program In.
  • Tekan tombol Compile.
  • Buka jumper SMODE pada konektor JP1. Abaikan error message pada Dynamic C.
  • Tekan tombole reset.
  • Perhatikan apa yang terjadi pada Interface Board dan pada Dynamic C.
  • Ubah-ubah listing program di atas gunakan kreatifitas anda, namun sebaiknya lakukanlah Save As terlebih dahulu.

Sampai saat ini anda telah mempelajari konsep dasar penggunaan Dynamic C untuk pemrograman mikroprosesor Rabbit. Perintah BitWrPortI(PDDR,&PDDRShadow,1,0); artinya anda melakukan pegesetan bit menjadi 1 pada bit  0 register PDDR (Port D Data Register) dengan data berupa data binary. Perintah ini berlaku umum untuk seluruh register bit addressable pada mikroprosesor Rabbit. Untuk pengesetan secara byte oriented dapat dilakukan dengan menggunakan perintah WrPortI(PDDR,&PDDRShadow,0x01); dengan data berupa hexadecimal. Untuk pembacaan bit atau byte tinggal mengganti entry Wr dengan Rd.

Challenge:

Buatlah sebuah listing program dengan memodifikasi program latih1.c . Program tersebut harus dapat membaca input dari switch S1 pada Interface Board sehingga indikator LED DS1 on-off (toggle).

Hint:

  • Lihat skematik Interface Board lihat posisi port switch S1 dan posisi NO-NC nya.
  • Sesuaikan port yang bersangkutan agar dapat berfungsi sebagai input port.
  • Gunakan teknik flaging.
  • Download program di flash memory.
  • Save file pada folder <disk> :\RabbitTraining\ dengan nama file:<nama_anda>1.c

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *