Mengenal Perangkat Umum Persinyalan KA (Elektrik) yang Mengamankan Perjalanan Anda

railway-station-506007_960_720

Jika anda pernah menggunakan moda transportasi Kereta Api mungkin anda akan sepakat bahwa moda transportasi ini adalah mode yang cukup aman dan nyaman. Mulai dari stasiun keberangkatan sampai dengan stasiun tujuan anda mungkin tinggal duduk manis sembari sesekali memesan makanan favorit anda, mungkin juga sambil melempar pandangan ke jendela menikmati pemandangan indah pegunungan atau pesawahan. Bila anda sudah mulai bosan duduk atau tidur-tiduran anda bisa berjalan-jalan mondar-mandir ke gerbong yang lain atau pergi ke toilet. Semuanya terlihat begitu biasa-biasa saja. Tidak ada yang istimewa…

Namun tahukah anda bahwa untuk mengamankan perjalanan anda dari stasiun keberangkatan sampai dengan tujuan melibatkan perangkat yang cukup kompleks, puluhan bahkan mungkin ratusan petugas yang bekerja mengatur, mengamati, saling berkomunikasi sepanjang koridor perjalanan anda. Sementara perangkat-perangkat persinyalan pun akan melakukan kalkulasi, operasi logika, komunikasi dan lain-lain dengan tujuan yang satu yaitu mengamankan perjalan kereta api.

Apabila anda berjalan-jalan di sekitar stasiun kereta api mungkin anda akan melihat sederetan rel yang berjejer mulai yang terdekat dari anda sampai dengan yang terjauh dimana pada ujung-ujungnya akan terlihat menyatu pada sebuah rel tunggal dan seolah terikat pada sebuah alat. Alat tersebut dapat menggerak-gerakkan ujung rel yang berjejer tadi. Mungkin anda juga akan melihat tiang-tiang berjejer yang menyangga lampu-lampu seperti lampu pada traffic light. Beberapa kabel dan perangkat elektronika pada dasar rel dan lain-lain.

SignallingSystem

Bagaimana jika salah satu perangkat-perangkat tersebut rusak? Masih amankah perjalanan anda? Perangkat apa saja yang bertugas mengamankan perjalanan kereta api? Mari…, sambil diminum teh hangatnya kita bedah satu persatu.

#1 Interlocking System

Interlocking adalah ‘otak’ dari sistem persinyalan elektrik. Interlocking adalah komputer khusus yang didesain untuk tujuan mengatur keselamatan perjalanan kereta api, khususnya kereta api yang akan masuk dan keluar dari stasiun. Interlocking adalah vital safety critical system yang dibangun dengan prinsip-prinsip failsafe. Prinsip failsafe berarti apabila interlocking mengalami failure akan menuju kondisi yang dijamin aman.

Interlocking memiliki antarmuka dari Local Control Panel (LCP) sebagai Human to Machine Interface (HMI), menerima input dari train detector, signal proving, point position detection, block information control (input) dan tombol tambahan lainnya seperti Level Crossing Acknowledge Button. Sebagai output interlocking mengendalikan point machine, signal lamp, dan block information control (output).

#2 Track Detection System

Track detection system berfungsi untuk mengetahui posisi kereta api pada sebuah segmen (track section) tertentu. Posisi kereta api digunakan sebagai input logika interlocking untuk diproses bersama-sama dengan parameter lain untuk pengambilan keputusan. Track detection termasuk vital safety critical system dimana kesalahan terjadi akan membawa kepada kecelakaan fatal. Oleh karena itu track detection juga harus didesain mengikuti prinsip failsafe.

Siemens Axle Counter Track Connection Box
Siemens Axle Counter Track Connection Box

Alat yang berfungsi sebagai train detection biasanya adalah Track Circuit atau Axle Counter. Masing-masing alat tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Track Circuit bekerja dengan memanfaatkan short circuit as roda kereta atas arus feeder yang diumpankan pada koil relay track circuit sedangkan Axle Counter bekerja dengan cara mencacah jumlah gandar (axle) kereta yang melewati sensornya (Counting Head).

#3 Point Machine

Ketika kereta api memasuki stasiun kereta api harus diarahkan kepada jalur rel tertentu yang dinamakan emplacement atau sepur. Agar kereta api dapat berbelok ke arah emplacement tertentu rel atau track harus dibelokkan oleh sebuah alat yang dinamakan point machine. Point machine adalah motor listrik yang didesain khusus untuk menggerakkan lidah wessel. Pada point machine dilengkapi dengan kontak untuk deteksi posisi wessel apakah lurus (normal) atau belok (reversed).

#4 Signal Lamp

Sinyal Berangkat (Direct Signal)
Sinyal Berangkat (Direct Signal)

Sebagai output final dari keputusan interlocking adalah penyalaan aspek sinyal pada signal lamp. Signal Lamp adalah sederetan lampu yang disusun vertikal menyerupai lampu traffic light. Aspek sinyal dapat berwarna merah, kuning, hijau atau putih. Sinyal utama terdiri dari :
• Sinyal Berangkat (Starter Signal) : Berfungsi untuk mengizinkan / tidak mengizinkan keberangkatan kereta api dari emplacement suatu stasiun dan menetapkan kecepatan maksimal kereta api.
• Sinyal Masuk (Home Signal) : Berfungsi untuk mengizinkan / tidak mengizinkan masuknya kereta api ke dalam emplacement stasiun dan menetapkan kecepatan maksimalnya.
• Sinyal Muka (Distant Signal) : Berfungsi sebagai peringatan awal atas aspek yang menyala pada Sinyal Masuk di depannya agar kereta dapat menyesuaikan kecepatan secara bertahap.
• Sinyal Langsir (Shunt Signal) : Berfungsi untuk mengatur kereta api pada saat langsiran (shunting).

Selain itu ada pula signal tambahan lainnya seperti Sinyal Arah (Direction Signal), Contra Flow Signal dan lain-lain.

#5 Block Information Control (Block Info)

Setiap akan memberangkatkan kereta api stasiun keberangkatan harus meminta izin kepada stasiun tujuan untuk memastikan jalur rel antar stasiun aman (tidak ada kereta lain). Prosedur Block Info ini dilakukan dengan permintaan blok aman ke stasiun tujuan dengan cara memberikan output logika yang statusnya dikirimkan ke stasiun tujuan melalui jalur telekomunikasi. Stasiun tujuan akan memberikan respons aman apabila tidak ada kereta api yang berada di petak blok (jalur rel antar stasiun).
Prosedur di atas dilakukan untuk komunikasi blok antar stasiun dengan interlocking elektrik pada kedua stasiun. Namun ada kalanya stasiun tujuan memiliki interlocking mekanik. Agar dapat berkomunikasi dengan interlocking mekanik, pada interlocking elektrik harus dipasang alat yang dinamakan block interface unit.

Begitulah peralatan utama sistem persinyalan elektrik yang senantiasa menjaga keselamatan perjalanan ada ketika menggunakan kereta api. Pada kesempatan lain kita akan bahas lebih detail mengenai perangkat persinyalan tersebut satu persatu…

1 thought on “Mengenal Perangkat Umum Persinyalan KA (Elektrik) yang Mengamankan Perjalanan Anda”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *