Reliability, Availability, Maintainability & Safety (RAMS) [Bagian 2]

work-boots-889816_960_720

 

 

 

 

 

 

 

Sebelumnya, kita telah membahas Reliability, Availability dan maintainability (RAM). Satu faktor lagi yang sangat penting dalam sebuah safety related system adalah…ya…faktor safety itu sendiri.

Ditengah cuaca yang panas menyengat dan hujan lebat yang mengguyur ini saya akan lanjutkan pembahasan tentang safety.

Jangan lupa sambil minum-minum sambil makan cemilannya…lah biar santai…..

Continue reading “Reliability, Availability, Maintainability & Safety (RAMS) [Bagian 2]”

Reliability, Availability, Maintainability & Safety (RAMS) [Bagian 1]

broken-lamp-wallpaper-5508

 

Bayangkanlah ada sebuah perangkat interlocking berbasis mikroprosesor yang dioperasikan 24 jam sehari 7 jam perminggu. Perangkat interlocking itu mungkin saja harus mengalami maintenance (perawatan) dalam kurun waktu tertentu atau mengalami beberapa kali gangguan sistem sehingga perlu dilakukan waktu perbaikan. Bagaimana cara menghitung kehandalan sistem interlocking tersebut?

Continue reading “Reliability, Availability, Maintainability & Safety (RAMS) [Bagian 1]”

Sinyal

High_Resolution-Extraterrestrial-Signal-Detected-In-Real-Time-2015

Supaya tidak bingung dan mengerenyitkan dahi, ada baiknya kita samakan persepsi persinyalan yang akan menjadi inti dari blog tersayang ini.

Mari kita mulai…

Secara harafiah sinyal atau signal dalam bahasa Inggris berarti menyampaikan suatu informasi dari sebuah fenomena yang dapat diolah menjadi aksi lain sesuai dengan keperluan manusia.

Istilah sinyal muncul pada teknik telekomunikasi yang biasanya dikonotasikan dengan gelombang carrier dari pemancar radio frequency sehingga orang awam akan berkata : “Maaf oom ane ndak bisa hubungi sampeyan kemarin, soale hp ane gak dapet sinyal…!” Nah loh.

Continue reading “Sinyal”